Peta Pengunjung
widgets


Pendampingan Refleksi Guru Pasca Mengajar oleh Pengawas

Tugas pengawas adalah mendorong guru membangun sikap dan persepsi yang positif terhadap kegiatan supervisi. Sikap dan persepsi ditentukan oleh dua hal, yaitu: (1) perasaan aman dan nyaman dalam belajar, (2) perasaan tertarik dan tertantang terhadap materi yang dipelajari. Rasa aman dan nyaman tercipta bila pembelajaran berlangsung dalam suasana yang kolegial, alami, dan santai. Rasa tertarik dan tertantang akan muncul kalau tugas yang diberikan tidak terlalu sulit tetapi juga tidak terlalu mudah, serta dirasa memberikan manfaat bagi pebelajar. Karena itu, pengawas harus menciptakan suasana yang kolegial, alami, santai, tetapi tugas yang diberikan harus menarik dan menantang serta sesuai dengan yang betul-betul diperlukan guru.

Hal itulah yang dilakukan oleh Dr. Nuning Hidayah Sunani, M.Hum pengawas sekolah di Kabupaten Karanganyar, dalam melakukan tugas supervisi kelas. Proses supervisi dilakukan dengan teknik pendampingan. Salah satunya saat mendampingi Samsiyah,S.Pd guru bahasa Indonesia SMPN 3 Colomadu, Jawa Tengah. Dimulai dari kegiatan pra pembelajaran, Bu Nuning membantu persiapan guru dengan mereview RPP dan secara bersama membangun strategi serta berbagi peran untuk keberhasilan fasilitasi guru dalam pembelajaran.
Pada saat proses pembelajaran pengawas dan guru berkolaborasi. Pengawas tidak hanya duduk mencatat tetapi juga terlibat aktif dalam pembelajaran, termasuk membantu guru mendampingi siswa.

Pasca pembelajaran, pengawas dan guru mengevaluasi pelaksanaan proses pembelajaran untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. pada bagian ini ada lima tahapan yang dilakukan pengawas sebagai pendamping yaitu (1) memberi penghargaan terhadap keberhasilan yang dicapai guru, (2) memberi kesempatan pada guru melakukan sendiri refleksi kritis terhadap pembelajaran yang telah difasilitasinya. (3) berdasarkan hasil refleksinya, pendamping memandu rencana perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan guru, (4) memberikan usul, saran, atau mendiskusikan hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, dan (5) mengembangkan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan guru untuk pembelajaran berikutnya.

Pelaksanaan supervisi oleh pengawas dengan suasana kolegial, alami, santai (informal) tetapi fokus, menarik, dan menantang, memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi guru untuk mengembangkan kompetensi akademik dan kompetensi profesional mereka. Dampaknya para guru berani melakukan perubahan dan kreativitas di dalam memfasilitasi pembelajaran.
comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.