Daerah Mitra
FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

VIDEO PRAKTIK YANG BAIK
GALERI FOTO

SELAMAT DATANG DI USAID PRIORITAS

SELAMAT DATANG DI USAID PRIORITAS

GAMBARAN PROGRAM

USAID PRIORITAS adalah program lima tahun yang didanai oleh USAID, dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas di Indonesia. USAID PRIORITAS adalah bagian dari kesepakatan antara Pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah Republik Indonesia. Program ini bekerja sama dengan mitra di tingkat nasional dan lokal untuk:

  • Meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran di sekolah melalui program pendidikan pra- dan dalam jabatan.
  • Meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan di sekolah dan kabupaten/kota.
  • Meningkatkan dukungan koordinasi di dalam dan antar sekolah, lembaga pendidikan/ pelatihan guru dan pemerintah di semua jenjang.

FOKUS

Fokus program USAID PRIORITAS kepada peningkatan:

  • Pendidikan guru pra- dan dalam jabatan di LPTK melalui program yang menekankan praktik
  • Pembelajaran aktif di SD/MI, SMP/MTs menjadi lebih menarik, relevan dan efektif dengan penekanan kepada membaca, matematika dan sains
  • Manajemen sekolah menjadi partisipatif, akuntabel, transparan, dan terfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran
  • Manajemen pendidikan di daerah, khusus dalam hal penempatan guru, pengembangan keprofesian berkelanjutan, dan pembiayaan pendidikan.

MITRA

  • 48 LPTK (Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) untuk meningkatkan kapasitas dalam hal peningkatan kualitas program pelatihan/ pendidikan guru baik pra- maupun dalam jabatan.
  • Lebih dari 29.000 SD/MI dan SMP/MTs dihampir 100 kabupaten/kota di 9 provinsi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah yang menjangkau lebih dari 171.400 guru dan kepala sekolah, dan bermanfaat untuk 6,9 juta siswa.
  • 93 pemerintah daerah untuk meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan.

DAERAH MITRA

Saat ini USAID PRIORITAS bekerja di 93 daerah mitra di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua, dan Papua Barat. 

MEMPROMOSIKAN MEMBACA

USAID PRIORITAS memiliki program yang ditekankan secara khusus pada peningkatan kemampuan membaca siswa di kelas awal dan seluruh jenjang sekolah termasuk:

  • Mengembangkan kurikulum dan materi pelatihan bagi guru tentang membaca di kelas awal
  • Pelatihan untuk dosen, guru dan mahasiswa dalam mengajar membaca, dengan berfokus pada membaca pemahaman (reading comprehension)
  • Bekerja sama dengan sekolah, masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendorong siswa dalam membaca
  • Bekerja sama dengan penerbit untuk meningkatkan pasokan dan kualitas buku anak.
  • Memberikan buku bacaan berjenjang kepada sekolah dan melatih guru dalam memanfaatkannya.

KEGIATAN UTAMA

Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan:

USAID PRIORITAS bekerjasama dengan LPTK untuk meningkatkan kapasitas dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi guru pra dan dalam jabatan, serta membantu kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen pendidikan. Kegiatan utamanya:

  • Melatih dosen secara langsung tentang praktik pembelajaran yang baik
  • Melibatkan dosen dalam pelatihan di tingkat kabupaten/kota dan sekolah
  • Melatih sekolah lab dan sekolah mitra LPTK terpilih
  • Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) bersama guru
  • Membantu LPTK dalam pengembangan/revisi kurikulum pendidikan guru pra- dan dalam jabatan
  • Mendukung pengembangan LPTK sebagai penyedia layanan untuk pendidikan dalam jabatan
  • Mendukung LPTK dalam meningkatkan lokakarya program profesi guru dan praktik mengajar.

Sekolah:

USAID PRIORITAS meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen di sekolah-sekolah di daerah mitra. Kegiatan utamanya meningkatkan kapasitas fasilitator daerah untuk melatih pengawas, kepala sekolah, dan guru dalam hal pembelajaran dan manajemen sekolah, melalui kegiatan kunjungan sekolah, pelatihan, kegiatan gugus sekolah, dan pendampingan di sekolah.

USAID PRIORITAS menggunakan pendekatan “pengembangan sekolah secara menyeluruh” yang berarti semua unsur sekolah terlibat: guru, kepala sekolah, masyarakat, dan siswa, serta mengembangkan praktik-praktik pendidikan yang baik dalam pembelajaran, manajemen sekolah, dan partisipasi masyarakat.

Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2012 dan 2015, tampak persentase guru yang menerapkan pendekatan pembelajaran aktif meningkat dari 21.5% (2012) menjadi 71,5% (2015). Perilaku belajar siswa yaitu keaktifan siswa dalam menyelesaikan tugas, memecahkan masalah, dan kegiatan kerja kooperatif dalam kelompok, yang sebelumnya hanya ditemukan pada 16,8% kelas (2012) meningkat menjadi 86% (2015). Pada aspek manajemen sekolah, partisipasi orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan di sekolah juga meningkat dari 27,2% (2012), menjadi 91,3% (2015). Inisiatif pengelola sekolah dalam menciptakan budaya baca di sekolah juga meningkat signi?kan dari 24,8% (2012) menjadi 87,3% (2015)

Pemerintah Daerah:

USAID PRIORITAS bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mendukung pemanfaatan data dan informasi untuk perencanaan, penganggaran, dan pengembangan kebijakan; meningkatkan hubungan antar sekolah, kabupaten/kota, provinsi, LPTK, dan pemerintah pusat; serta meningkatkan peran masyarakat dalam mengelola pendidikan. Kegiatan utamanya penguatan manajemen SDM (guru), khususnya penataan dan pemerataan guru (PPG) sesuai kebutuhan, dan penyusunan rencana pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk guru.

Tabel di bawah memperlihatkan data hasil program penataan dan pemerataan guru USAID PRIORITAS di 40 kabupaten/ kota mitra kohor 1 dan 2.  Saat ini ada 526 sekolah yang telah digabung menjadi 262 sekolah. Terdapat 105 sekolah yang telah menyelenggarakan kelas rangkap karena jumlah siswanya di bawah standar pelayanan minimum dan sekolah tersebut tidak memungkinkan untuk digabung. Selain itu, kebijakan guru mutasi, guru alih fungsi, guru mobile yang mengajar di lebih dari satu sekolah untuk memenuhi kekurangan 24 jam mengajar, dan pengangkatan guru honorer K2, yang dilakukan pemerintah daerah telah mengacu hasil analisis data PPG yang dikembangkan bersama USAID PRIORITAS.    

 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.