Daerah Mitra
FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Kantong Percakapan, Asah Kreativitas Siswa

Kantong Percakapan, Asah Kreativitas Siswa
Saya sedang mengamati siswa menyusun dialog sesuai tema dalam kantong percakapan yang diberikan.

SERANG, BANTEN – Saya, Kristin Anisa, mahasiswa UNTIRTA yang sedang melaksanakan program pengenalan lapangan (PPL) di SDN 20. Saya bertugas untuk melaksanakan praktik mengajar di kelas VB untuk mata pelajaran bahasa Indonesia. Tujuan dari pembelajaran yang ingin dicapai adalah “siswa mengembangkan kreativitasnya untuk melaksanakan percakapan atau berdialog secara baik dan benar”.

Di awal pembelajaran, saya bertanya kepada siswa hal-hal yang ingin diketahui mengenai dialog. Saya membagikan kertas kepada siswa untuk menuliskan jawaban mereka. Kemudian beberapa siswa membacakan jawabannya dan saya merumuskannya menjadi beberapa poin (butir) yang ingin diketahui siswa. Lalu saya meminta dua orang siswa untuk mencontohkan dialog di depan kelas. Dari praktik dialog dua model siswa, saya bertanya kepada siswa mengenai unsur-unsur yang harus ada dalam Kantong Percakapan sehingga terjadi dialog.

Setelah saya mengamati bahwa siswa sudah memahami contoh dialog yang dimodelkan tersebut, saya meminta siswa berpasangan -pasangan untuk praktik dialog. Pasangan dialog ditentukan secara bebas atas kehendak siswa. Sambil siswa memilih pasangan dialog nya, saya menyiapkan 'kantong percakapan' untuk dibagikan kepada setiap pasang siswa. 'Kantong percakapan adalah media yang dibuat oleh saya (guru) dari karton yang bergambar tokoh kartun dan diisi tema percakapan yang akan disusun dan diperankan siswa secara berpasangan.

Saya sudah menyiapkan kantong percakapan untuk dibagikan kepada siswa.

Saya memberi waktu kepada siswa untuk memilih kantong percakapan dan menyusun dialog bersama rekannya. Siswa tampak antusias dan senang dalam memilih tema dialog. Apalagi saya mengatakan bahwa akan ada lima pasangan siswa yang terpilih mewakili kelompoknya untuk maju mempraktikkannya. Siswa yang berlatih dialog dengan baik bersama pasangannya akan mendapatkan hadiah dari saya.

Pemenangnya adalah tema percakapan “tukang becak dan seorang penumpang becak” yang diperankan oleh Raihan dan Azizah. Mereka memiliki gaya yang khas sehingga bisa memerankan dengan baik dialog yang sudah mereka susun tersebut. Dialog yang disusun Raihan dan Azizah juga bergantian -gantian sehingga terlihat menarik. Mereka berdua tampil dengan ekspresif dan percaya diri. Seluruh siswa di kelas tertawa memperhatikan dialog mereka. Tidak hanya tertawa tetapi Kantong Percakapan milik Raihan dan Azizah ini memiliki unsur cerita dan gambar yang menarik sebagaimana dialog yang dikembangkan berdasarkan kreativitas mereka.

Di akhir pembelajaran, saya memberikan hadiah kepada Raihan dan Azizah atas penampilan mereka. Saya bertanya kepada seluruh siswa mengapa saya memilih mereka berdua. Beberapa siswa pun menjelaskan dengan baik tentang unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam dialog seperti yang diperankan Raihan dan Azizah. Ternyata sebagian besar siswa sudah paham mengenai tema pembelajaran saat itu. 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.