FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Inspirasi Tata Kelola Guru

Inspirasi Tata Kelola Guru
Sampul depan buku praktik yang baik tata kelola guru.

JAKARTA – USAID PRIORITAS sejak tahun 2013 mendampingi kabupaten/kota dalam menerapkan program tata kelola guru, baik dalam Penataan dan Pemerataan Guru, maupun dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (Guru Pembelajar). Telah banyak inovasi yang dibuat kabupaten/kota dalam menerapkan tata kelola guru. Berbagai inovasi tersebut telah dihimpun dalam buku Praktik yang Baik Tata Kelola Guru. Buku tersebut dapat diunduh melalui link berikut: http://prioritaspendidikan.org/id/media/view/detail/653/praktik-yang-baik-tata-kelola-guru- 

Buku ini menggambarkan bagaimana peta distribusi guru, termasuk rasio guru siswa, proses perumusan kebijakan dilakukan, penetapan kebijakan melalui Peraturan Bupati/ Walikota. Buku ini juga memuat hasil implementasi yang menghasilkan  perubahan, baik dalam rangka mengurangi kebutuhan guru melalui distribusi guru yang efisien, maupun dalam rangka meningkatkan kualitas guru dengan menggunakan pendekatan pendanaan multi-sumber.

Keberhasilan kabupaten/kota dalam menata distribusi guru seperti yang dikupas pada buku ini, dapat menjadi rujukan. Misalnya seperti dilakukan Kabupaten Blitar yang mengembangkan pembelajaran kelas rangkap untuk sekolah kecil yang tidak dapat digabung. Sementara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kuningan memilih menggabungkan ratusan SD negeri untuk efisiensi, efektivitas, dan memenuhi kebutuhan guru kelas. Kebijakan mutasi 727 guru SD dan SMP di Aceh Barat Daya dapat diterima dengan baik karena berbasis data akurat dan mempertimbangkan kedekatan dengan tempat tinggal guru.  

Pada program pengembangan keprofesian berkelanjutan, yang dapat menjangkau sasaran lebih banyak, Kabupaten Bandung Barat memperbanyak fasilitator dan membentuk sekolah unggulan untuk meningkatkan kualitas guru di daerahnya. Di Kabupaten Purbalingga para gurunya diwajibkan mengikuti pelatihan minimal sekali dalam setahun. Kebijakan tersebut dipayungi dengan peraturan bupati untuk memastikan semua guru melaksanakannya. Lalu Dinas Pendidikan Provinsi Aceh  menyediakan anggaran Rp 16,8 milyar untuk memastikan guru-guru di kabupaten/ kota nonmitra juga mendapat pelatihan.

Sumarna Surapranata PhD, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, dalam sambutannya pada buku ini, memberi apresiasi kepada USAID PRIORITAS yang telah mendampingi 50 kabupaten/kota dalam menerapkan tata kelola guru. (Anw) 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.