FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Buat Alat Pendeteksi Kebakaran

SMPN 1 Indra Jaya, Aceh Jaya

Buat Alat Pendeteksi Kebakaran
Siswa SMPN 1 Indra Jaya sedang merakit alat pendeteksi kebakaran.

Oleh Muhammad Azwir SPdI

Guru SMPN 1 Indra Jaya

Kebakaran  seringkali terjadi berasal dari api yang kecil dan tidak terduga. Kebakaran ini sering terlambat ditangani, Karena itu kita perlu menyediakan media peringatan dini kebakaran seperti alarm pendeteksi yang dapat berguna untuk mencegah terjadinya kebakaran dan meluasnya jangkauan kebakaran.  

Fenomena ini memberikan pembela-jaran secara langsung kepada siswa tentang contoh sederhana perubahan energi listrik menjadi energi bunyi dan konsep pemuaian. Selain itu, pembelajaran ini membiasakan siswa untuk kreatif merancang media  pembelajaran sendiri dan menumbuh-kan minat dalam melakukan perco-baan. Pembelajaran ini juga dapat melatih kesiapan siswa dalam mengurangi resiko bencana kebakaran. 

Media ini dirakit oleh siswa dalam kelompok yang menggunakan bahan-bahan antara lain triplek bekas, papan penyangga, baterai berukuran AAA sebanyak tiga buah, sandal bekas, kabel penghubung, stater lampu neon, buzzer, selotip, lilin dan timah tipis. 

Papan penyangga dilubangi sebesar stater lampu neon dan ditaruh dalam posisi berdiri di atas triplek bekas dengan cara dipaku atau dijepit. Selanjutnya, sandal bekas dipotong menjadi dua bagian dan dilubangi sebesar baterei, bahan ini kemudian direkatkan di atas triplek dengan selotip. 

Tiga baterai kemudian dimasukkan ke dalam sandal yang sudah di lubangi ini dan pada masing-masing ujung baterai  diletakkan timah tipis. Langkah berikutnya, stater lampu neon dimasukkan ke dalam lubang penyangga dan dihubungkan dengan  kabel dari salah satu ujung timah ke stater lampu neon dan ujung timah lainnya ke buzzer.

Buzzer dihubungkan dengan kabel  ke stater lampu neon. Cara menguji media tersebut adalah sebagi berikut: lilin  di bawah stater lampu neon dinyalakan dan ditunggu lebih kurang satu menit. Selanjutnya, buzzer akan mengeluarkan bunyi alarm. Bunyi inilah sebagai tanda telah terjadi  kebakaran. 

Dampak dari pembelajaran ini, siswa memahami cara merakit alat pende-teksi kebajaran sederhana dan siswa lebih memahami konsep pengurangan resiko bencana serta siap kesiagaan menghadapi bencana. 

Dalam uji coba, beberapa kali kami gagal dalam merakit media, terutama saat kami hubungkan antar kabel. Pada saat uji coba pertama  mengalami kegagalan karena suara buzzer hanya sebentar dan buzzer langsung rusak, ternyata permasalahnnya adalah posisi lilin yang terlalu dekat.


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.