Daerah Mitra
FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Pameran Produk Mikrobiologi:Mikroorganisme Jadi Produk Makanan

Pameran Produk Mikrobiologi:Mikroorganisme Jadi Produk Makanan
Mahasiswa memamerkan produk-produk hasil karyanya pada pameran yang diselenggarakan di kampus. Mereka membuat berbagai produk mikroorganisme menjadi makanan.

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten –  Ibu Dr Rida Oktorida Khastini adalah dosen UNTIRTA dari program studi Pendidikan Biologi. Beliau berbagi pengalaman praktik baik dalam mata kuliah Mikrobiologi Dasar. Pengalaman ini dilaksanakan untuk mahasiswa Semester IV pada pertemuan 14 dan 15 dengan alokasi waktu 4 x 50 menit. Tujuan perkuliahan pada pertemuan 14 dan 15 adalah mahasiswa dapat menggunakan mikroorganisme dalam pembuatan berbagai makanan. 

Melalui perkuliahan ini, saya berharap mahasiswa dapat menerapkan keilmuan mikrobiologi dalam kehidupan. Kompetensi dasarnya adalah mahasiswa dapat membuat proyek terkait keilmuan mikrobiologi. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis proyek.

Mata kuliah mikrobiologi merupakan mata kuliah wajib di jurusan pendidikan biologi yang mempelajari tentang konsep umum mikrobiologi dan kaitan mikrobiologi dalam berbagai bidang kehidupan. Pembelajaran mikrobiologi diharapkan dapat menjadi wahana bagi mahasiswa untuk mempelajari mikroorganisme dan potensinya dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, proses pembelajaran ini menekankan pemberian pengalaman langsung untuk memperoleh pemahaman yang lebih bermakna dan mahasiswa juga dapat mengembangkan kompetensi mahsiswa secara ilmiah. Masalah yang dihadapi adalah bagaimana membuat pembelajaran ini berlangsung lebih menyenangkan untuk memenuhi tuntutan tersebut. Saya pun memilih pembelajaran berbasis proyek yang dikerjakan kelompok.

Sebagai awalan pada pertemuan ke-14, saya meminta mahasiswa dapat memanfaatkan mikroorganisme dalam kehidupan dengan membuat kreasi makanan berbahan baku mikroorganisme dan atau melibatkan proses fermentasi mikroorganisme dalam proses pembuatan makanan tersebut. Dalam bidang pangan banyak mikroorganisme yang mempunyai peranan, baik peranan positif (memberikan keuntungan) atau peranan negatif (menimbulkan kerugian). 

Untuk melaksanakan tugas ini, pertama, saya membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok kecil berjumlah lima orang. Kedua, setiap kelompok bebas memilih jenis makanan lokal yang biasa dikenal dan dikonsumsi masyarakat kita. 

Meski mikroorganisme bisa juga ditemukan dalam minuman seperti bir, keju dan sosis namun saya menyaran-kan kelompok mahasiswa dapat mem-produksi makanan lokal. Saya meminta mahasiswa berdiskusi dalam kelompok untuk merencanakan proyek pembuatan makanan dari mikroorganisme. 

Lalu hasil diskusi dipresentasikan di kelas tentang proyek makanan yang akan dipamerkan. Mikroorgansime yang digunakan oleh mahasiswa misalnya bakteri yang merupakan spesies acetobacter xylinum hasil metabolism asam asetat untuk pembuatan nata de coco, bakteri spesies Leuconostoc Delbrueckli hasil metabolism asam laktak untuk pembuatan minuman sirup atau sari buah, jamur untuk pembuatan oncom yang dimanfaatkan pada makanan seperti combro dan lontong dan bakteri yang digunakan adalah Lactobacillus sp., Streptococcus sp., dan Pediococcus untuk pembuatan makanan asinan sayuran. 

Pada pertemuan ke-14 ini juga dimanfaatkan untuk presentasi jenis mikroorganisme, produk makanan yang dipamerkan dan langkah pembuatannya. Saya membebaskan mahasiswa untuk mengkreasikan makanan dan minuman tersebut. 

Pada pertemuan ke-15, mahasiswa sudah memajang produk makanan per kelompok di gedung FKIP UNTIRTA. Saya memanfaatkan spanduk bertuliskan “Pesta Mikrobiologi” untuk menarik mahasiswa di sekitarnya. Mahasiswa pun tampak bersemangat mendengarkan proyek berbasis kelompok ini apalagi produk makanan ini akan dipamerkan dalam “Pesta Mikrobiologi” bertempat di FKIP UNTIRTA. 

Untuk memacu kompetisi mahasiswa, saya pun sudah meminta rekan dosen untuk menjadi juri. Juri terdiri atas dosen jurusan pendidikan biologi dan dosen FKIP yang lain diluar jurusan pendidikan biologi. Tugas para juri adalah memberikan penilaian atas kreasi produk makanan, keunggulan kreasi, inovasi makanan, citarasa dan terakhir penyajian makanan. 

Mahasiswa tidak hanya memajang produk makanan hasil mikroorganisme saja, namun mereka juga harus menjelaskan produk makanan yang terdiri atas jenis mikroorganisme yang digunakan, lama pembuatan produknya dan cara kerja pengolahan makanan tersebut. Sebagai contoh kelompok mahasiswa yang menjelaskan asinan sayuran. 

Asinan sayuran merupakan sayuran yang diawetkan dengan jalan fermentasi asam. Bakteri yang digunakan adalah Lactobacillus sp., Streptococcus sp., dan Pediococcus. Mikroorganisme tersebut mengubah zat gula yang terdapat dalam sayuran menjadi asam laktat. Asam laktat yang terbentuk dapat membatasi pertumbuhan mikroorganisme lain dan memberikan rasa khas pada sayuran yang difermentasi atau sering dikenal dengan nama 'acar'.

Dampak pembelajaran yang saya lakukan ini ternyata mampu mening-katkan pemahaman mahasiswa dalam kreativitas peran mikroorganisme terutama mikroorganisme bakteri asam laktat yang dimanfaatkan untuk pengolahan makanan dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. 
Kegiatan ini juga dijadikan ajang untuk melatih mahasiswa menjadi presenter saat menyajikan produk unggulan kelompok. Hal yang perlu ditingkatkan adalah banyaknya ragam variasi produk sebagai hasil implementasi teori mikrobiologi. 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.