Daerah Mitra
FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Beginilah Peran Komite di SDN 39 Kassi Maros

SDN 39 Kassi Maros, Sulawesi Selatan

Beginilah Peran Komite di SDN 39 Kassi Maros
Jendela yang dibangun dengan bantuan komite sekolah membuat siswa dapat belajar lebih baik.

Oleh Hj. Andi Nensih, 
Kepala Sekolah SDN 39 Kassi Maros

Salah satu ruangan kelas sekolah  gelap, sehingga  terlihat kurang layak untuk dijadikan tempat belajar. Dulu sebenarnya kelas tersebut tidak gelap, tetapi tetangga dekat sekolah membangun rumah dan dindingnya menghalangi sinar matahari masuk. Kelas ini perlu dibuatkan  jendela di bagian atas agar cahaya bisa masuk. 

Hal  ini menjadi tantangan tersendiri dan menjadi justifikasi untuk merombak struktur komite di sekolah. Bersama pengawas dan  perwakilan orangtua siswa, saya melakukan rapat  melakukan perubahan susunan komite dan menambah beberapa pengurus di dalamnya. Dari yang awalnya cuma beranggotakan lima orang menjadi sebelas orang. Penambahan anggota  ini penting karena komite sebelumnya kurang aktif dalam mendorong keterlibatan masyarakat. Padahal setelah belajar modul USAID PRIORITAS, kita menjadi sadar bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memajukan sekolah, terutama lewat sumbangan dana dan daya mereka. 

Acara pengukuhan komite baru dijadikan juga sebagai ajang untuk rapat perencanaan kegiatan komite. Salah satu kesepakatan yang dicapai adalah mencarikan dana sukarela untuk pembangunan jendela tersebut. Komite kemudian meminta persetujuan saya sebagai kepala sekolah untuk mengedarkan surat permintaan sumbangan sukarela, tidak mengikat jumlah dan waktunya kepada seluruh orangtua siswa. Setelah disetujui, surat tersebut diberikan pada siswa. Orangtua siswa tanpa paksaan menyumbang serelanya. Selain itu komite juga menggali dana dari berbagai kalangan, seperti dari pengusaha, anggota DPR dan lain-lain.  

Akhirnya uang terkumpul dan dikelola oleh komite. Komite membeli bahan, menyewa tukang dan juga mengawasi jalannya pembuatan jendela. Total dana yang terkumpul lebih dari lima juta dan bisa menutupi kebutuhan dana pembuatan jendela tersebut.   Dua jendela dengan ukuran 2 meter x 50 centi meter tersebut akhirnya berhasil dibuat, tanpa menggunakan dana BOS sedikitpun. Semua berasal dari sumbangan sukarela orangtua siswa dan juga berbagai kalangan yang mau menyumbang.  

Kini siswa bisa belajar di ruang kelas yang tidak gelap. Siswa-siswa jadi bisa belajar dengan lebih baik.

Setelah selesai pembangunan, komite membuat pertanggungjawaban penggunaan dana dan melaporkan saat rapat dengan kepala sekolah, pengawas dan orangtua siswa. Saat pertemuan pelaporan juga dibahas tentang berbagai rencana pengembangan sekolah ke depan yang membutuhkan peran aktif komite. 

Peran komite sangat besar dalam pengembangan sekolah ini. Setelah membuat jendela komite sekolah terus membantu sekolah. Mereka menyumbangkan ide dalam perencanaan pengembangan sekolah, membangun taman baca, membuat taman sekolah, ikut mencarikan dana untuk kebutuhan ATK pembelajaran dan lain-lain. Tanpa keterlibatan komite dan orangtua siswa, sekolah kami tidak akan berkembang seperti ini.

 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.