Daerah Mitra
FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

VIDEO PRAKTIK YANG BAIK
GALERI FOTO

Perencanaan PKB Mulai Dilaksanakan

Perencanaan PKB Mulai Dilaksanakan
Wakil Konsul AS untuk Pulau Sumatera Tamra Greig didampingi Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, memukul gong tanda dibukanya Rapat Reviu dan Persiapan PKB.

MEDAN, SUMATERA UTARA – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan guru perlu dilatih agar kualitasnya meningkat. Guru tidak cukup hanya membaca buku-buku tentang teori pembelajaran. Guru perlu dilatih dan dilakukan terus menerus. “Guru harus terus mengalami peningkatan yang berkelanjutan atau continues improvement, inilah yang kita sebut sebagai pengembangan keprofesian berkelanjutan atau disingkat PKB,” tuturnya saat membuka Rapat Reviu dan Persiapan PKB yang difasilitasi USAID PRIORITAS di  Medan (12/8).

Seluruh daerah mitra USAID PRIORITAS saat ini sedang menyusun perencanaan PKB untuk memetakan jenis pelatihan yang relevan untuk para guru di daerahnya. Perencanaan PKB ini akan memberikan gambaran jenis pelatihan, biaya satuan pelatihan, sumber pembiayaan, dan sumber daya pelatihan lainnya.

Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Dr Syawal Gultom menguatkan bahwa kemampuan guru mengelola pembelajaran di kelas merupakan penentu peningkatan peradaban bangsa. Semakin baik pembelajaran, maka kemajuan bangsa akan ikut membaik. “Jika saat ini kita prihatin dengan kondisi bangsa, itu karena proses pembelajaran di kelas kita tidak begitu baik,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Asep Hilman, memberi satu contoh kecil yang bisa ditempuh untuk kegiatan PKB adalah penataan ruang guru secara berkelompok sesuai dengan bidang mata pelajaran guru. Dalam kelompok, kata Hilman, guru dapat mengalami proses dialog, saling belajar, dan melakukan pengembangan diri terus-menerus.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Aceh, Drs Ramli Rasyid MSi  juga mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil berdasarkan data yang menyangkut PKB guru adalah mahal.  “Tapi akan lebih mahal lagi jika kebijakan diambil tidak berdasarkan data, karena akan menghasilkan kebijakan yang kurang baik dan bisa saja tidak tepat sasaran,” kata Ramli pada acara lokakarya PKB di Aceh. (Eh/Ds/Tmk)

 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.